Identifikasi Tindakan Kekerasan Terhadap Anak Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid_19

Main Article Content

Dyah Muliawati
Ery Fatmawati

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membuat anak-anak Study From Home (SFH). Orang tua tidak selalu sabar dalam membantu anak memahami dan mengerjakan tugas dari guru. Faktor lain seperti ekonomi membuat penghasilan orang tua menurun akibat lockdown. Hal tersebut membuat psikis orang tua menjadi tidak stabil sehingga dapat menyebabkan timbulnya kekerasan terhadap anak. Kekerasan yang dilakukan terhadap anak yaitu semua bentuk tindakan yang dapat membuat sakit fisik, mental, spiritual dan sosial, penyalahgunaan seksual. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran kekerasan terhadap anak di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan metode survey analitik. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 30 responden. Penelitian di SD Muhammadiyah Macanan Kecamatan Ngemplak Sleman pada Bulan Agustus 2020. Pengumpulan data dengan kuesioner Indonesian Child Abuse Tool Children’s (ICAST-C). Hasil penelitian menyatakan bahwa sebanyak 14 responden mengalami kekerasan psikologis, 10 responden mengalami kekerasan fisik dan enam responden mengalami penelantaran. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih terdapat kekerasan terhadap anak di masa pandemi covid-19.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

Most read articles by the same author(s)