Efektivitas Media Cetak Dalam Meningkatkan Self-Efficacy Pada Lansia Dengan Osteoarthritis Lutut
Main Article Content
Abstract
Latar belakang penelitian adalah meningkatknya angka kejadian osteoarthritis lutut sebesar 8,3% ditahun 2021 dibandingkan 1990. Osteoarthritis lutut memberikan dampak nyeri yang mengakibatkan penurunan kemampuan aktivitas sehari-hari, meskipun edukasi sudah meningkatkan pengetahuan penderita. Self-efficacy (keyakinan diri) adalah keyakinan diri untuk mencapai keinginan. Self-efficacy diperlukan agar pengetahuan yang diterima terimplementasikan dan memberikan dampak . Tujuan penelitian adalah untuk melihat efektivitas media cetak dalam meningkatkan self-efficacy. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental dengan rancangan pre dan post test tanpa kontrol. Pengukuran dilakukan dua kali sebelum edukasi dan 2 minggu sesudahnya. Instrumen yang digunakan Arthritis Self-Efficacy Scale (ASES-8). Media cetak berupa flyer bersisi pengetahuan, latihan dan dampak positif setelah latihan. Hasil penelitian 34 lansia dengan OA lutut ber partisipasi, berusia antara 60 sampai 80 tahun. Nilai signifikan uji Shapiro menunjukkan 0 (< 0,05), yang memberikan makna data tidak terdistribusi normal. Tes hipotesis menggunakan uji Rank Wilcoxon nilai signifikansi menunjukkan 0 (< 0,05), yang menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima, dengan nilai Z negatif yang menunjukkan adanya peningkatan tingkat self-efficacy. Kesimpulan penelitian ini adalah media cetak tentang manajemen osteoarthritis lutut meningkatkan self-efficacy pada lansia dengan osteorarthritis lutut.
Downloads
Download data is not yet available.
Article Details
How to Cite
Sri Astuti, M., Agung Kurniawan Saputra, & Arief Widya Prasetya. (2026). Efektivitas Media Cetak Dalam Meningkatkan Self-Efficacy Pada Lansia Dengan Osteoarthritis Lutut. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 17(01), 163-170. https://doi.org/10.36569/jmm.v17i01.705
Section
Articles