Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Obat Maag Pada Penderita Gastritis Di Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang
Main Article Content
Abstract
Gastritis ialah masalah kesehatan yang prevalensinya tinggi pada usia produktif, termasuk mahasiswa, yang sering dipicu oleh stres akademik dan pola makan tidak teratur. Pengetahuan yang baik mengenai penggunaan obat maag sangat penting untuk mencegah risiko swamedikasi yang tidak tepat. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang terhadap penggunaan obat maag pada penderita gastritis. Penelitian kuantitatif-deskriptif dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 283 responden yang dipilih menerapkan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Tingkat pengetahuan mahasiswa secara umum berada pada kategori sedang dengan rata-rata 60,7% jawaban benar. Mahasiswa menunjukkan pemahaman kuat pada dasar patofisiologi, seperti definisi gastritis (95%) dan H. pylori sebagai penyebab (90,8%). Namun, terdapat celah pengetahuan yang signifikan pada regulasi obat PPI (omeprazole) di mana 56,9% salah menganggapnya sebagai obat bebas. Selain itu, kesadaran akan efek samping jangka panjang (15%) dan individualisasi terapi (6,5%) masih sangat rendah. Faktor stres diakui oleh 85,6% responden sebagai pemicu kekambuhan. Pengetahuan mahasiswa terhadap obat maag masih terbatas pada aspek dasar dan lemah dalam hal regulasi serta risiko jangka panjang. Diperlukan edukasi kesehatan yang lebih terfokus pada literasi obat dan faktor risiko gaya hidup di lingkungan kampus.
Downloads
Download data is not yet available.
Article Details
How to Cite
Putri, T. A., Cut Mayanda, Zelsa Meldiaswari, Novitri Syabilah, & Nafidah Wulandari. (2026). Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Obat Maag Pada Penderita Gastritis Di Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 17(01), 96-103. https://doi.org/10.36569/jmm.v17i01.578
Section
Articles