Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Animasi Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Smkn 2 Kasihan Bantul
Main Article Content
Abstract
Pernikahan dini masih menjadi masalah serius di Indonesia, dengan rata-rata angka nasional mencapai 8,46%, termasuk di Kabupaten Bantul mencatat 162 kasus pada tahun 2021 dan menurun menjadi 54 kasus pada tahun 2023, di mana di Kecamatan Kasihan menjadi salah satu wilayah dengan angka yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media animasi audiovisual terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMKN 2 Kasihan Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest, dilakukan di SMKN 2 kasihan Bantul pada tanggal 19 Mei 2025. Populasi penelitian berjumlah 140 siswa kelas XI, dan sampel sebanyak 56 responden diperoleh menggunakan rumus slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Instrument pengumpulan data berupa kuesioner tertutup untuk mengukur pengetahuan dan media animasi audiovisual sebagai alat intervensi. Data dianalisis secara univariat dan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan sebelum dan setelah intervensi melalui media animasi audiovisual. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan dari 44,6% menjadi 87,5% kategori baik, dengan kenaikan rata-rata 29,24%. Uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh signifikan media animasi audiovisual terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini (p=0.000). Kesimpulam penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan melalui media animasi audiovisual terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMKN 2 Kasihan Bantul.
Downloads
Download data is not yet available.
Article Details
How to Cite
Rosa Regina Meilani Laisina, Eniyati, & Nur Rahmawati Sholihah. (2026). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Animasi Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Smkn 2 Kasihan Bantul. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 17(01), 133-140. https://doi.org/10.36569/jmm.v17i01.521
Section
Articles